Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dinilai masih memiliki peluang ekspansi meski menghadapi tekanan bisnis dan persaingan global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut investasi baru serta ekspansi sejumlah perusahaan menjadi sinyal bahwa sektor tersebut belum kehilangan prospek pertumbuhan.
Agus mengatakan industri tekstil dan pakaian jadi memiliki posisi strategis bagi perekonomian karena menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja. Di tengah adanya perusahaan yang mengalami tekanan, beberapa pelaku usaha justru tetap melakukan investasi dan memperluas kegiatan bisnis.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya peluang bagi industri TPT untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat daya saing. Pemerintah akan memperkuat koordinasi dengan pelaku industri, asosiasi, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mendukung perkembangan sektor tersebut.
Kinerja industri TPT juga tercermin dari nilai ekspornya. Pada semester I 2026, sektor tekstil dan pakaian jadi mencatat ekspor senilai 4,85 miliar dolar AS. Angka tersebut memperlihatkan kontribusi sektor TPT terhadap aktivitas perdagangan dan perekonomian nasional.
Optimisme pemerintah turut ditopang Indeks Kepercayaan Industri (IKI). Pada Juli 2026, indeks sektor manufaktur tersebut berada pada level ekspansi 53,10, yang menunjukkan aktivitas industri masih berada dalam zona pertumbuhan.
Agus menilai peningkatan kinerja TPT harus dibarengi pembaruan proses produksi. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk membantu pelaku industri, termasuk insentif investasi, program restrukturisasi, Kredit Industri Padat Karya (KIPK), serta fasilitas pembiayaan ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Pengamanan perdagangan juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya saing industri domestik. Selain itu, implementasi Making Indonesia 4.0 dan penerapan Standar Industri Hijau terus didorong agar industri nasional mampu mengikuti perubahan tuntutan pasar.
Agus menekankan aspek keberlanjutan kini semakin menentukan posisi produk Indonesia di pasar internasional. Konsumen global tidak hanya mempertimbangkan barang yang dihasilkan, tetapi juga proses produksinya.
Karena itu, pemerintah mendorong industri TPT menjadi lebih produktif, inovatif, adaptif, dan berkelanjutan agar mampu bertahan sekaligus mengambil peluang pertumbuhan di tengah kompetisi global.
Shama is a Content Specialist, News Writer, and PR Professional with over 4.5+ years of experience in digital publishing, journalism, press release writing, and SEO content development. She specializes in business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, creating well-researched and engaging content for media platforms, brands, and global audiences. Throughout her career, she has contributed to news articles, press releases, industry reports, and thought leadership content, helping organizations communicate complex ideas with clarity and credibility. Her work is driven by a commitment to accuracy, research, and delivering valuable insights that inform and engage readers.

