PT PP (Persero) Tbk (PTPP) resmi menggarap pembangunan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan di Sulawesi Tenggara dengan nilai proyek mencapai Rp234,28 miliar. Proyek ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan modern.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya pelaksanaan Asta Cita, melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan Kemendiktisaintek menjadi tanggung jawab besar bagi perusahaan untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang memenuhi standar konstruksi sekaligus mampu menunjang kegiatan belajar mengajar sesuai target pemerintah.
Nilai kontrak pembangunan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan mencapai Rp234,28 miliar, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Proyek tersebut dirancang untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa.
PTPP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang tidak hanya berkualitas dari sisi konstruksi, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Selain mendukung pengembangan sektor pendidikan, proyek ini juga memperkuat peran PTPP sebagai perusahaan BUMN yang aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang pembangunan nasional.
Joko menyampaikan bahwa selama proses pembangunan, perusahaan berhasil mempertahankan capaian zero accident atau tanpa kecelakaan kerja. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam menerapkan standar keselamatan kerja sekaligus menjaga kualitas pelaksanaan proyek.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyambut positif kehadiran SMA Unggul Garuda Konawe Selatan. Ia optimistis sekolah tersebut akan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi muda berdaya saing tinggi.
Menurut Stella, keberadaan sekolah ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas sekaligus mendukung lahirnya talenta-talenta terbaik Indonesia di masa depan.
Program pendidikan di SMA Unggul Garuda Konawe Selatan sendiri telah resmi dimulai melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20 Juli 2026 sebagai tahap awal kegiatan belajar mengajar.
Pemerintah berharap kehadiran sekolah unggulan tersebut dapat menjadi model pengembangan pendidikan berkualitas di berbagai daerah sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan bagi generasi muda di Indonesia.
Jurnalis digital yang fokus pada berita teknologi, startup, dan perkembangan media online modern di Indonesia.

