Aleksandar Vucic resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Serbia setelah menandatangani surat pengunduran diri di Belgrade pada Minggu, 27 September 2026. Keputusan tersebut mengakhiri periode keduanya sebagai kepala negara dan membuka jalan bagi pelaksanaan pemilu presiden lebih awal.
Dalam pernyataannya di depan kantor kepresidenan, Vucic menyampaikan pengunduran diri berdasarkan ketentuan Konstitusi Serbia. Setelah berbicara kepada publik dan para pendukungnya, ia menandatangani dokumen resmi tersebut. Vucic kemudian menyatakan bahwa tugas kepresidenan akan diserahkan kepada Ketua Parlemen Serbia, Ana Brnabic.
Brnabic akan menjalankan fungsi sebagai presiden sementara hingga kepala negara baru terpilih. Pemerintah Serbia menyebut pemilihan presiden harus digelar paling lambat akhir Desember 2026. Sementara itu, Serbia juga telah menetapkan pemilu parlemen lebih awal pada 25 Oktober 2026.
Pengunduran diri tersebut terjadi sekitar delapan bulan sebelum masa jabatan kedua Vucic yang semestinya berakhir pada Mei 2027. Ia tidak dapat mencalonkan diri untuk periode presiden ketiga karena pembatasan konstitusional. Vucic sebelumnya terpilih sebagai presiden pada 2017 dan kembali memenangkan pemilu pada 2022.
Setelah mundur, Vucic berencana mengikuti pemilu parlemen Oktober sebagai kandidat Partai Progresif Serbia (SNS). Langkah itu berkaitan dengan rencana politiknya untuk kembali mengejar posisi perdana menteri, jabatan yang pernah diembannya pada periode 2014-2017.
Situasi politik Serbia juga berlangsung di tengah demonstrasi mahasiswa yang telah berjalan hampir dua tahun. Gelombang protes tersebut bermula setelah runtuhnya kanopi stasiun kereta api di Novi Sad pada November 2024 yang menewaskan 16 orang.
Dengan pergantian sementara di posisi kepala negara serta agenda pemilu parlemen dan presiden, Serbia kini memasuki periode politik baru. Hasil pemilu mendatang akan menentukan susunan pemerintahan sekaligus arah kepemimpinan negara tersebut.
Penulis konten lifestyle dan hiburan yang senang membahas tren budaya populer dan gaya hidup modern.

